Pabila aku menyelam ke dasar hati,
masih tersisa rasa rindu dan cinta .
Namun, aku bisa diam dan terus menyimpan rasa.
Kerana aku tidak tahu,
adakah engkau itu jodohku atau bukan?
Aku disini,
dalam suasana mencari cinta yang Satu,
aku mohon dengan rasa tulus pada-Nya,
agar engkau adalah jodohku.
Tetapi.
kudrat pengetahuanku terbatas tentang itu.
Maka,
aku terus berusaha dan berdoa
agar andai benar engkau jodohku kelak,
dekatkan jiwa aku dan dirimu dengan-Nya,
agar sama-sama punya rasa cinta yang sama.
Kini,
rasa itu terbatas,
Kerana ini satu perintah,
agar tidak terjebak ke kancah hina.
belajar mengawal fitrah.
Fitrah itu suci, perlu diperlihara,
perlu dijaga bukan di jaja.
Bila tiba masanya,
tiada apa yang dapat menghalang kita,
cuma Dia.
Jodohku,
jagalah hatimu untuk-Nya,
dan
jagalah juga rasa cintamu untukku kelak.
andai benar takdirku dengan kamu,
pasti sekatan fitrah itu berubah menjadi bahagia.
"



